Belajar dari Rasulullah, Andika Pujangkoro Tekankan Pentingnya Perencanaan dalam Berwirausaha

Jakarta, 15 Juni 2026 – Di tengah meningkatnya minat masyarakat untuk membangun usaha dan mencari peluang bisnis baru, perencanaan yang matang dinilai menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan sebuah usaha. Sayangnya, masih banyak pelaku usaha yang memulai bisnis hanya bermodalkan semangat tanpa didukung persiapan yang memadai.

Pendakwah sekaligus praktisi bisnis, Andika Pujangkoro, menilai bahwa Islam telah memberikan banyak pelajaran mengenai pentingnya ikhtiar, perencanaan, dan kesiapan sebelum mengambil keputusan, termasuk dalam aktivitas ekonomi dan perdagangan.

Menurutnya, keberhasilan Rasulullah SAW sebagai seorang pedagang tidak hanya dibangun oleh kejujuran dan amanah, tetapi juga oleh kemampuan membaca peluang, memahami kondisi pasar, serta mempersiapkan setiap langkah dengan baik.

"Banyak orang memiliki keberanian untuk memulai usaha, namun belum semuanya memiliki perencanaan yang jelas. Padahal Islam mengajarkan kita untuk berikhtiar secara maksimal sebelum bertawakal. Rasulullah SAW bersabda, 'I'qilha wa tawakkal' atau ikatlah untamu terlebih dahulu, kemudian bertawakallah. Artinya, keberhasilan tidak hanya soal harapan dan doa, tetapi juga tentang usaha, persiapan, dan perencanaan yang sungguh-sungguh," ujar Andika.

Perencanaan Merupakan Bagian dari Ikhtiar

Andika menjelaskan bahwa salah satu kesalahan yang sering dilakukan pelaku usaha adalah mengambil keputusan berdasarkan asumsi tanpa didukung data dan analisis yang memadai. Akibatnya, banyak usaha yang kesulitan berkembang ketika menghadapi perubahan pasar maupun persaingan yang semakin ketat.

Menurutnya, perencanaan bisnis bukan sekadar membuat dokumen atau menghitung kebutuhan modal, melainkan upaya untuk memahami peluang, risiko, strategi, dan arah pengembangan usaha dalam jangka panjang.

"Ketika seseorang ingin membangun usaha, maka ia perlu memahami siapa konsumennya, bagaimana kondisi pasarnya, berapa kebutuhan modalnya, dan risiko apa yang mungkin dihadapi. Semua itu merupakan bagian dari ikhtiar yang sangat penting," katanya.

Mendorong Pengambilan Keputusan Berbasis Data

Sebagai praktisi bisnis, Andika selama ini aktif mendorong budaya pengambilan keputusan berbasis data melalui berbagai inisiatif yang dikembangkannya. Salah satunya melalui Survey Center Indonesia yang bergerak di bidang riset pasar, survei kepuasan pelanggan, penyediaan responden penelitian, dan pengumpulan data lapangan.

Menurutnya, data yang akurat dapat membantu pelaku usaha memahami kebutuhan pasar sehingga keputusan yang diambil menjadi lebih tepat dan terukur.

"Dalam Islam kita mengenal prinsip tabayyun, yaitu memastikan kebenaran informasi sebelum mengambil keputusan. Nilai ini sangat relevan dengan pentingnya riset dan data dalam dunia bisnis modern," ujarnya.

Selain itu, melalui Grapadi Strategix, Andika juga membantu perusahaan, UMKM, investor, dan berbagai organisasi dalam menyusun business plan, studi kelayakan, proyeksi keuangan, hingga perencanaan strategis yang berbasis analisis dan data.

Dakwah dan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Menurut Andika, dakwah tidak hanya berbicara mengenai aspek spiritual, tetapi juga tentang bagaimana mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri dan produktif secara ekonomi.

Karena itu, ia meyakini bahwa penguatan ekonomi umat harus berjalan beriringan dengan peningkatan literasi bisnis, kemampuan perencanaan, dan pemanfaatan teknologi.

Pandangan tersebut juga diwujudkan melalui pengembangan Rumaya, platform yang berfokus pada pengelolaan dan pengembangan bisnis properti kos secara profesional dan berkelanjutan.

"Dakwah tidak hanya dilakukan melalui ceramah di mimbar. Membantu masyarakat membangun usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan juga merupakan bagian dari kontribusi nyata untuk umat," ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Andika mengajak para pelaku usaha untuk meneladani semangat Rasulullah SAW dalam berdagang dengan mengedepankan kejujuran, profesionalisme, dan perencanaan yang matang.

"Allah SWT menyukai hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam setiap ikhtiar. Karena itu, selain memperkuat doa dan tawakal, kita juga harus mempersiapkan diri sebaik mungkin agar usaha yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat," pungkasnya. 

Baca juga "Jasa Konsultan Bisnis"

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url